Diary

Kopi, Hantu, Seks, Cuaca dan Cinta

Desa yang terlihat biasa-biasa saja kadang tak selalu nampak seperti yang terlihat. Setiap desa tak hanya terdiri dari manusia saja, tapi juga memiliki kebudayaan legenda, cerita rakyat dan mitos yang menyertainya. Dan terutama desa-desa terpencil, mereka memiliki “kelebihan” tersendiri.

Hari itu, Rabu 4 September. Desa Kali Alo, Sidoarjo. Tempat kami para mahasiswa praktek KKN. Kematian mengunjungi salah satu penduduknya pada suatu siang yang biasa. Dan 5 september kamis dinihari, tak pernah terkira, kami mengalami apa yang sering diceritakan dan kami lihat pada film hantu picisan. Tahulah, hantu yang hanya bisa melompat dan terbungkus kain putih: Pocong. Ia secara iseng bermain cilukba di jendela. Continue reading

Categories: Diary, Joke | Leave a comment

The Book and The Reader: #1 Dear John – Nicholas Sparks

Image

#1 Dear John – Nicholas Sparks

“I finally understood what true love meant…love meant that you care for another person’s happiness more than your own, no matter how painful the choices you face might be.”

Saat kau mencintai seseorang, seberapa besar kau akan berkorban demi kebahagiaan mereka?

Message in a Bottle (1999), A Walk to Remember (2002), The Notebook (2004), Nights in Rodanthe (2008), Dear John (2010), The Last Song (2010), The Lucky One (2012), dan terakhir Safe Haven (2013) adalah novel-novel karya Nicholas Sparks yang sudah diadaptasi ke layar lebar. Continue reading

Categories: Diary, Photography | Leave a comment

Mbonek #2

Catatan Kecil Saat Mbonek #2

“….Tahun 1932 di Stadion Tambaksari Surabaya, untuk menyaingi pertandingan bola yang digelar pihak Belanda, diadakan pertandingan sepakbola ekshibisi berisikan para petinggi dan kalangan atas pribumi Jawa, Cina, dan Arab dari kalangan pengusaha dan partai politik. Bertindak sebagai wasit adalah seorang wanita berkebaya dan kain jarit bernama Nyonya Soedjono yang sangat tegas. Pertandingan berjalan seru dan sering diiringi gelak tawa karena kejadian lucu yang terjadi di lapangan. Berakhir imbang 0-0, dan pemenang akhirnya ditentukan lewat tanding Soet (permainan dengan jempol, kelingking dan telunjuk)..”. Continue reading

Categories: Diary, Photography | Leave a comment

Mbonek #1

Catatan Kecil Saat Mbonek #1

Di kalangan pendukung persebaya atau sering disebut bonek, ada satu quote yang sering diucapkan, ”Lek aku Bone, kon kate lapo?”. Yang artinya, ”Kalau aku Bonek, kau mau apa?”. biasanya diucapkan untuk menantang orang-orang yang memusuhi mereka atau memiliki pandangan negatif tentang seorang bonek, wajar bila melihat sentimen yang berkembang di masyarakat. Aku lahir dan besar di Surabaya, dan otomatis sangat menggilai tim sepakbola Persebaya. Apakah aku bonek? Continue reading

Categories: Diary | Leave a comment

Bunga Tidur, Mimpi

Tentang Mimpi, bunga tidur

 dreaming

Coba pikir, sudah puluhan tahun kita hidup dan berapa malam kita lewatkan dengan tidur. Dan dalam tidur tadi, berapa banyak mimpi yang kita alami mulai dari bayi sampai usia sekarang. Menurut fakta penelitian saat bayi kita sudah bermimpi, meski tentu saja kita tak ingat apa mimpi kita saat itu. Continue reading

Categories: Diary | Leave a comment

Suatu Minggu di dangdut LIVE

8 Mei 2011. Libur dan sepeda motorku dipake kakak. Nggak ngapa-ngapain di rumah. Asli bosen. Secara nggak punya pacar (abaikan fakta ini). Akhirnya ngirim SMS ke kakak:

“Dimana? Aku mau keluar. Bosen di rumah”

Ga lama kakak kembali. “Ayo, kuajak kau ke suatu tempat”.

“Kemana?” tanyaku.

“Ke JTV. Liat dangdut LIVE”.

Aku sempet membeku sebentar untuk mencerna informasi ini. Li-at-dang-dut. HAH !!.

“Cuma mau liat proses pembuatannya aja di studio”.

Di stasiun TV lokal memang ada beberapa acara yang penonton bisa masuk gratis dan melihat langsung. Salah satunya: Acara Stasiun Dangdut. Asli, ini bukan ide yang kuinginkan untuk jalan-jalan keluar rumah, Continue reading

Categories: Diary, Joke | Leave a comment

Tok tok. Ada Bidadari. Wow

`“Tok Tok”

“Siapa disana”

“Bie..”

“Bie..sapa?”

“Bidadari”

“Hah?”

“Selamat Ulang Tahun”

Aku membuka pintu disana. Memang ada bidadari. Continue reading

Categories: Cerpen, Diary | Leave a comment

PHP vs Modus. Part I

PHP vs Modus

Sebuah Fiksi.

“I wish I’m special. But I’m a creep. I’m a weirdo. What the hell am I doing here? I don’t belong here.

I’m a creep. I’m a weirdo”

Radiohead ~ Creep

Liriknya makjleb banget. Serasa diserang Gollum yang berteriak-teriak sambil membawa belati. “MY PRECIOUS. MY PRECIOUS!”. Belatinya langsung tertancap di ulu hati. Gollum pergi sambil tertawa-tawa. Sedang yang ditusuk hanya berbaring telentang mengutuki kebodohannya sambil berkata pelan, “TER-LA-LU” Continue reading

Categories: Cerpen, Diary, Joke | Leave a comment

Persepsi saya tentang Gangnam Style dan Teori 11 Jam

Dari pengetahuan yang kubaca di suatu tempat: “Ketika kau bekerja lebih dari 11 jam, otakmu akan mulai melakukan hal-hal aneh”. Aku bekerja di lingkungan yang orang-orangnya terbiasa bekerja lembur lebih dari 8 jam. Bekerja sampai 12-14 jam adalah hal biasa di sini. Dan mungkin pernyataan awal diatas bisa menjadi alasan masuk akal kenapa orang-orang disini kadang juga melakukan hal-hal aneh. Continue reading

Categories: Diary, Joke | Leave a comment

What I see on My Campus and about Students in there

Kampus ini kecil. Maksudku jika dibandingkan dengan kampus-kampus negeri yang kutahu di Surabaya. Kampus ini bahkan tak lebih luas dibanding sekolah menengahku dulu. Taruhlah kau memasuki pintu pagar kampus. Di depan adalah pintu masuk utama. Di kananmu adalah bagian informasi kampus, kantor bank kecil, ATM dan ruangan-ruangan lain berkaitan dengan kampus. Di kiri kejauhan adalah masjid. Lalu langkahkan kakimu masuk beberapa meter, itu adalah lobby yang ditengahnya ada pilar kayu berisi LCD TV dan buku-buku.  disebelah kanan adalah kantor-kantor biasa dan ruangan computer. Di sebelah kiri juga berisi kantor-kantor, Fakultas Hukum dan FISIP serta ruangan rector dan wakil-wakilnya. Continue reading

Categories: Diary | Leave a comment