The Book and The Reader: #1 Dear John – Nicholas Sparks

Image

#1 Dear John – Nicholas Sparks

“I finally understood what true love meant…love meant that you care for another person’s happiness more than your own, no matter how painful the choices you face might be.”

Saat kau mencintai seseorang, seberapa besar kau akan berkorban demi kebahagiaan mereka?

Message in a Bottle (1999), A Walk to Remember (2002), The Notebook (2004), Nights in Rodanthe (2008), Dear John (2010), The Last Song (2010), The Lucky One (2012), dan terakhir Safe Haven (2013) adalah novel-novel karya Nicholas Sparks yang sudah diadaptasi ke layar lebar. Sejak menonton A Walk To Remember, Notebook, Nights in Rodanthe, The Last Song dan Dear John, aku penasaran ingin membaca versi noveln karyanya. Dan satu yang berhasil dan pertama kubaca adalah: Dear John. Buku yang adaptasi filmnya diperankan oleh Channing Tatum dan Amanda Seyfried ini berkisah tentang kisah cinta seorang pria yang tak tahu apa tujuan hidupnya kemudian bergabung dengan milter: John, dengan seorang gadis kampus konservatif bernama Savannah. Hanya dua minggu pertemuan tapi mampu mengubah keseluruhan hidup mereka. Lebih dari Kisah klasik tentang seorang pria dan wanita yang bertemu lalu saling jatuh cinta, tapi kemudian berpisah sementara karena sang laki-laki harus pergi berperang memenuhi tugas negaranya. Seperti Pelaut yang menaikkan layar perahunya ke samudera meninggalkan perempuannya menunggu di dermaga. Atau bak Ksatria yang memacu kudanya untuk berperang meninggalkan kekasihnya menunggu setia di depan rumah. Dan musim gugur menghadiahkan angin dan daun. Musim semi bunga-bunga.  John dan Savannah.

“I fell in love with her when we were together, then fell deeper in love with her in the years we were apart.”

Cinta yang tumbuh semakin besar dalam perpisahan lama dan pertemuan singkat.

“I’m going to marry you one day, you know.” “Is that a promise?” “If you want it to be.”

Tapi kau tahu? Tak semua cinta berakhir bahagia dan tak semua sedih adalah kepedihan. Karena tak semua cinta sebesar apapun mampu membuat kekasih bertahan menunggu dalam dermaga. Adakalanya pelaut mendapatinya kosong dan rumah yang dituju ksatria bukan lagi rumahnya.

“In our time together, you claimed a special place in my heart, one I’ll carry with me forever and that no one can ever replace.”

Meskipun begitu, angkatlah dagumu ke atas saat malam menghadiahkan bulan.

“No matter where it is in the sky… No matter where you are in the world… the moon is never bigger than your thumb.”

Karena tak pernah sekalipun sejauh jarak apapun antara mereka. John dan Savannah tak memandang bulan tanpa teringat satu sama lain.

“It’s a full moon here tonight, which makes me think of you. Because, I know that no matter what I am doing or where I am, this moon will always be the same size as yours, half a world away.”

Siap-siap sediain tissue deh kalo baca buku ini. Hikss.

“I love you, Savannah, and I always will. You’re the best thing that’s ever happened to me. You were my best friend and my lover, and I dont regret a single moment of it. You made me feel alive again, and most of all, you gave me my father. I’ll never forget you for that. You’re always going to be the very best part of me.”

Categories: Diary, Photography | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: