Aku rasa aku menyukai dia

Namaku Bagus. Aku cowok jam setengah 8 malam. Bagi dia. Bukan, bukan. Aku bukan cowok aneh mesum yang suka mengintip kegiatan dia lewat teropong pada jam-jam tersebut ataupun lelaki penyiar berita favoritnya di acara berita malam. Aku cowok jam setengah 8 malam. Bagi dia. Bagi Bulan. Tiap jam setengah 8 malam hampir tiap hari aku meneleponnya dan kami mengobrol tentang apapun. Kubilang hampir, karena kadang dia tak mengangkatnya. “Sorry, lagi ada cowokku, gus”. Ouw. Taik ! Ya, untuk menjawab penasaranmu, aku menyukai dia. Dia bukan perempuan pertama yang kusukai, tapi dia satu-satunya yang bisa membuatku merasa bingung tak keruan, gelisah tanpa sebab dan ketawa sendiri tanpa alasan. Dihadapannya, reputasi cowok playboyku hancur deh. Dipermainin macam kintiran. Apa ini ya yang namanya karma? Kampret.

Ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku. Meskipun aku hanya kekasih gelapmu”.  Iya iya. Liriknya aku ganti. Sialan, aku galau bro.

***

Namaku Bayu. Aku cowok jam 12 malam. Bagi dia. Bukan, bukan. Aku bukan cowok yang tiap tengah malam berdiri di pinggir jalan memakai rok mini (dan karenanya diragukan kelelakiannya) menghabiskan waktu antara mengejar-ngejar cowok menyimpang lain dengan dikejar-kejar para laki-laki berseragam. Bukan. Aku cowok jam 12 malam. Bagi dia. Bagi Bulan. Tiap jam 12 malam minimal 3 kali dalam seminggu ia meneleponku tepat jam itu. “Aku ngantuk, nggak bisa tidur. Temenin ngobrol, dong”. Aku kemudian membuatnya tertawa dengan lelucon-leluconku (kukira aku cukup mahir dalam hal ini) sampai ia merasa kantuk sangat dan lalu memutuskan telepon. Tanpa ucapan terima kasih dan selamat malam. Sialan, macam aku obat tidur pengundang kantuk saja. Taik ! Ya, untuk menjawab penasaranmu, aku menyukai dia. Sangat malah. Aku tak berkeberatan dalam hal ini meski ini sangat menggangu jam tidur biologisku. Meski dia sebenarnya sudah punya kekasih. Kampret.

bila memang sudah mendapat lelaki lain, buat apa sih benang biru kau sulam menjadi kelambu”. Wueez, kampret. Tetangga pas banget nyetel lagu dangdut di depan kamarku. Sialan, aku galau bro.

***

Namaku Bulan. Aku cewek cantik. Temen facebook aku ribuan lebih, jadi terpaksa deh buat akun lebih dari satu. Sekarang aja udah punya empat. Hihihi. Aku udah punya pacar sih, tapi aku juga punya dua cowok laen calon pacar. Satu cowok yang sering kutelepon jam 12 malam, satunya cowok yang sering meneleponku jam setengah 8 malam. Dua-duanya lumayan lah. Wajah nggak jelek juga. Ya, untuk menjawab penasaranmu, aku rasa aku menyukai mereka. Kenapa ? Yaelah, jaman segini gitu loh. Buat cadangan. Nggak jaman kan punya pacar satu aja. Masa cuma cowok aja yang harus playboy. Hihihi. Eh, kalo cowok itu julukannya buaya darat, klo cewek apa ya? Kelinci laut? Laba-laba hitam? Kucing darat? Hihihi.

“Nggak jaman punya pacar satu aja. Nggak jaman cewek harus setia” hahaha. Ngakak deh tiap denger lagu ini.

***

Namaku Bagus. Aku cowok jam setengah 8 malam. Bagi dia? Hmm, mungkin. Bukankah sudah kukatakan padamu, kalau aku punya reputasi playboy? Setidaknya papaku percaya dan karenanya tak tahan lagi. Kemarin dia ultimatum gitu. “Kamu harus kawin. Papa udah ngejodohin kamu dengan cewek berjilbab anak temen papa. Jangan membantah. Kalau nggak, siap-siap nama kamu dihapus dari daftar warisan!”. Glek. Ya sudah, aku secara resmi jadi Bagus dengan embel-embel “Nurbaya” di belakangnya. (Ehm, mungkin lebih tepat kalau “Nurboyo”). Tak apalah, cewek berjilbab pilihan papa ternyata cantik bro. Alhamdulillah ya. Aku rela dan ridho dijodohin. Ya, untuk menjawab penasaranmu, aku menyukai dia. Aku mau tobat kayaknya. Aku tetap cowok jam setengah malam. Bagi cewek lain. Bagi cewek pilihan papa. Mulai sekarang aku harus latihan jadi seorang suami yang harus lapor istri kemana-mana. Bulan? Aku tak lagi meneleponnya. “Kok sekarang jahat sih, nggak pernah telepon aku lagi?” Aku rasa dia harus mencari cowok jam setengah 8 malam lain. Selain pacarnya, tentunya.

***

Namaku Bayu. Aku cowok jam 12 malam. Bagi dia? Hmm, mungkin. Seorang cewek entah darimana, nge-add facebook-ku. Dia bilang aku lucu. Dia juga ngaku dia ngefollow akun twitterku dan sering mengamati tweet-tweetku yang menurutnya absurd banget tapi bikin ketawa. So sweet. Jadi ya gitu deh. Kami lalu ngobrol online dan selanjutnya kopi darat. Gila, dia cantik banget bro. Kami juga bisa dibilang nyambung. Kami punya minat dan hobi yang sama. Ya, untuk menjawab penasaranmu, aku rasa aku menyukai dia. Dia punya senyum khas berlesung pipit dengan rambut yang suka dikuncir kuda dan dahi berponi. Aku tetap cowok jam 12 malam. Bagi cewek lain. Bagi dia. Bagi cewek facebook-ku. Pemberi tawa bagi malam-malamnya, penawar insomnianya dan alasan keengganannya untuk tidur. Bulan? Telepon dan SMS-nya tak lagi kubalas. “Kok sekarang jahat sih, nggak pernah bales telepon dan sms aku lagi”. Aku rasa dia harus mencari cowok jam 12 malam lain. Selain pacarnya, tentunya.

***

Namaku Bulan. Aku cewek cantik. Hihihi. Aku udah punya pacar sih, tapi aku juga punya dua cowok laen calon pacar. Satu cowok yang sering kutelepon jam 12 malam, satunya cowok yang seriing meneleponku jam setengah 8 malam. Dua-duanya lumayan lah. Wajah nggak jelek juga. Tapi akhir-akhir ini entah kenapa dua-duanya seakan menjauh gitu. Satunya ga pernah ngangkat telepon, satunya nggak pernah lagi telepon. Sialan, sekarang aku deh yang keliatan hopeless cari perhatian. Tapi biar deh nggak usah dipikirin, hihihi. Nggak jaman kan punya pacar satu aja. Stok cowok di facebook masih banyak. Aku udah mutusin calon-calonnya entar kayak gimana: satu adalah cowok jam 11 malam dan satunya cowok jam 7 pagi. Hihihi. Kenapa? Ya Aku harus cari cowok cadangan laen dong. Selain pacarku, tentunya. Hihihi.

***

“Witing tresno jalaran soko kulino” ~ Pepatah Jawa

#Bagus’s Favorite Quote

 “Lebih baik dicintai dan merasa kehilangan, daripada tidak dicintai sama sekali” ~ Plankton (Spongebob Squarepants)

#Bayu’s Favorite Quote

 “Senyumlah pada semua orang, tapi hatimu jangan” ~ Ikke Nurjanaah

#Bulan’s Favorite Quote

“………………”

#Okesip

Categories: Cerpen | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: