Darul Learns to Rock

lupa..lupa..lupa..lupa..lupa lagi syairnya..
ingat..ingat..ingat.ingat..cuma ingat kuncinya..
Namanya Darul. Seorang remaja biasa dengan kenginan biasa: dapat
bermain gitar. Keinginan yang sederhana. Ia berpendapat, orang
yang bisa bermain gitar adalah orang yang keren, seperti Ahmad
Dhani, Andra, Kurt Cobain, dan Pak Lek Narto (tetangga sebelah). Ia
terinspirasi benar dengan kehidupan Pak Lek Narto, yang walaupu
cuma musisi jalanan, ia memiliki reputasi playboy kelas kakap, dan
Darul tahu pasti penyebabnya: gitar yang dimainkan Pak Lek Narto
dan musik yang keluar ibarat ilmu pelet dukun yang menyebabkan
para wanita klenger. karena itu, sebagai jomblo sejati, Darul ingin
mendapatkan ilmu pelet yang canggih tapi tanpa syirik atau
melangar hukum agama. Sudah dua bulan ia belajar gitar dan ia pun
sudah membayangkan menyanyikan lagu “Merindukanmu” milik
d’masiv didepan pujaan hatinya, Tika, anak Pak RT. Tiap malam
hanya wajah Tika yang selalu terbayang di mimpi Darul. Namun
sayangnya, walaupun sudah dua bulan, namun yang keluar dari
petikan gitar Darul hanyalah suara tak jelas mirip tukang kayu
menggergaji sebatang pohon. Amat fals, akibatnya beberapa kali ia
kena timpuk lemparan tetanganya yang sakit gigi mendengar petikan
gitarnya. Mulai dari sepatu, BH, sandal jepit, celana kolor, galon air
minum, ayam sampai sepeda bekas mampir di jendela kamarnya
tempat ia belajar gitar. Namun Darul pantang menyerah. Ia sudah
menggembor-gemborkan pada teman-temannya ia akan
mendapatkan hati Tika, pujaan hatinya dengan suara hipnotis yang
mengalir dari gitarnya. Tapi, karena gengsi dan malu sampai
sekarang belum mahir bermain gitar. jika ditanya ia selalu menjawab
telah pandai memainkan alat petik itu, mulai dari kunci A,B,C,D,E, F
sampai Z sudah dikuasainya.
Suatu hari ia bertemu dengan Bang Jo, tetangga main bolanya.
Bang Jo : Hey, Rul ! kudengar kata orang-orang kau dah pandai
bermain gitar, apa betul?
Darul : Betul, Bang !
Bang Jo : Klo gitu, ayas minta tolong Rul ! Ayas sedang cekcok
dengan pacar abang, Nah maukah kau mainkan sebuah lagu
mengiringi ayas minta maaf pada pacar ayas, aku yakin Rul, dengan
musik, hatinya pasti luluh dan mau ayas ajak lagi naik becak keliling
kota.
Darul : Betul sekali, Bang !
BAng Jo : LAgunya “Aku masih sayang” punyanya ST 12.. Bisa kan
kau?
Darul : Gini , Bang bukannya ayas nggak mau Bang, tapi ayas nggak
ada gitar, punya ayas lagi disita ma Pak RT, katanya sech suara
musikku menganggu ketentraman umum, tapi padahal Ayas yakin,
itu karena Pak RT nggak mau anaknya pacaran ma ayas..
BAng Jo : Ah, gimana klo ayas ambilin gitar punyanya Si Satpam
Roni itu..tadi kulihat ia sedang pacaran sama Mina, pembantu Rumah
Cina itu…
Darul : Ah Bisa bang, tapi gini,,ada satu masalah lagi Bang..ayas lagi
terkena penyakit Luping..Lupa-lupa ingat.. In penyakitnya lagi trend
bang..Ayas ingat syairnya tapi sering lupa kuncinya..
BAng Jo : Lupa kuncinya? lupa syairnya maksud kau? jangan
khawatir ayas punya buku musiknya
Darul: bukan bang. tapi lupa kuncinya..
Bang Jo: ……………….. Ah, alasan kau, jangan-jangan sebenarnya
kau tak bisa bermain gitar..
Darul : Ah,, siapa bilang .. saya bisa bang tapi cuma lupa-lupa
ingat….
Bang Jo : Bentar, kubantu kau mengingatnya… Biar kuambilkan dulu
pentungan maling Si Roni…
Darul : (kabuuurrr))X

Categories: Joke | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: